Melanjutkan pembahasan sebelumnya di Fire Risk Assessment pada Gedung - Bagian 1. Data-data  yang didapatkan dari Assessment dapat  ditinjau  terlebih  dahulu  untuk  dijadikan  ceklis  dan  itinerary  pada  tahapan  observasi sebagai  tahapan  selanjutnya.  Dalam  peninjauan,  assessor  akan  melakukan  tinjauan  dan  kajian  terhadap kepatuhan dan kecukupan sistem proteksi kebakaran di gedung yang di-assess sejauh terdokumentasi dalam dokumen yang diminta sebelumnya. Kegiatan utama dalam peninjauan dokumen adalah:

  • Mengidentifikasi sumber penyulutan atau ignition, sumber bahan yang dapat terbakar melalui lay out floor plan dan fungsi setiap premis atau fasilitas.
  • Mengidentifikasi jenis dan kapasitas sistem proteksi kebakaran yang tersedia secara khusus di setiap premis dan secara umum untuk gedung melalui P&ID. Jenis sistem proteksi yang dimaksud terdiri dari proteksi aktif maupun pasif yang untuk memudahkan disebut sebagai barriers. Barriers merupakan proteksi kebakaran untuk 5 tahap kejadian kebakaran. Barriers untuk ke lima tahap tersebut dapat juga dilihat sebagai fasilitas detection and warning, fire-fighting, means of escape, lighting and illumination, sign and notices, serta maintenance.
  • Tinjauan ketersediaan/kecukupan  sumber  daya  manusia  dan  prosedur-prosedur  yang  diperlukan  yang relevan dengan proteksi kebakaran berdasarkan acuan perundangan dan standar.

Dalam tahap, hasil identifikasi tahap sebelumnya (persiapan dan tinjauan dokumen) diklarifikasi di lapangan. Klarifikasi  dapat  melalui  pengamatan  langsung  (observasi)  maupun  wawancara  dengan  personil  yang berwenang dan bertanggung jawab. Untuk kemudahan assessment, assessor dapat membuat ceklis untuk mengidentifikasi sumber bahaya kebakaran yang ada di gedung.

Baca Juga

Sumber kebakaran yang dimaksud adalah source  of  ignition, fuel dan oxygen.  Fasilitas proteksi kebakaran (barriers) ditinjau secara langsung untuk diverifikasi jenis, lokasi, populasi dan kondisinya. Record atau catatan pemeliharaan  fasilitas  proteksi  kebakaran  dapat  diminta  oleh  assessor  secara  sampling  berdasarkan relevansinya. Hal ini untuk mengkonfirmasi implementasi prosedur pemeliharaan proteksi kebakaran, baik yang sudah ada maupun yang belum. Assessor yang melakukan assessment juga dapat melakukan wawancara seperlunya kepada petugas yang ditunjuk ataupun karyawan yang bekerja di suatu premis terkait bahaya kebakaran dan penanggulanannya (sejauh  yang  diketahuinya).  Wawancara  ini  dapat  dilakukan  secara  random  dan  sampling  berdasarkan kebutuhan.

Selanjutnya assessor melakukan komparasi dan evaluasi terhadap hasil observasi dan tinjauan dokumen. Komparasi  yang  dimaksud  adalah  dengan  membandingkan  kondisi  akual  selama  assessment  terhadap persyaratan  perundangan  dan  standar.  Ketidakterpenuhannya  kondisi  aktual  terhadap  persyaratan  akan dievaluasi menggunakan risk matrix yang ada di perusahaan tersebut atau dengan mengembangkan yang baru untuk kebutuhan FRA. Ketidakcukupan (inadequacy) suatu proteksi kebakaran berdasarkan persyaratan perundangan maupun standar akan dinilai dengan menggunakan matriks risiko.

Assessor juga sebaiknya membuat fire scenario untuk mengevaluasi ketersediaan dan kecukupan barriers serta menilai  tingkat  risiko.  Fire  scenario  adalah  seperangkat  urutan  tahap  kebakaran  yang  dihubungkan  oleh berhasil atau gagalnya tindakan proteksi kebakaran terkait dengan tahap kebakaran tersebut.

Artikel ini ditulis oleh Fahmi Munsah ST, MBA (Chairman of Synergy Solusi Group).

Untuk membantu pemahaman Perusahaan hal K3, ISC Safety School Menyelenggarakan Training Petugas Peran Kebakaran Kls D-B-A Sertifikasi Kemnaker RI dengan keterangan sebagai berikut:


Daftarkan diri Anda dalam Training Petugas Peran Kebakaran Kls D - B - A Sertifikasi Kemnaker RI berikut (Pasti Running):
Dapatkan Voucher Rp 200.000,- dengan melakukan pendaftaran H-2 Minggu Pelatihan.

Jakarta: 17 - 31 Juli 2017
Contact Person: Kartika | 0811-1797-484 | This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Surabaya: 17 - 29 Juli 2017
Contact Person: Ardi | 0811-1798-354 | This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Untuk informasi seputar Konsultasi atau Fire Risk Assessment, silakan klik di sini

 

Training Terdekat

Promo Ramadhan

Latest Event

In House Training Operator Gondola PT Acset Indonusa, Tbk
Inhouse Training Operator Forklift PT GMF Aeroasia
In House Training Petugas Peran Kebakaran tingkat D PT Huawei Tech Investment
Publik Training Operator Forklift ISC Safety School Surabaya
In House Training Confined Space Entry PT Tracon Indonesia

Get Our Regular Safety Ebook

Stay on top of the latest and greatest

Follow us on