Listrik adalah satu kebutuhan pokok energi yang harus ada setiap hari. Jika dalam 1 minggu saja listrik mati maka akan terjadi ketidak seimbangan pada perekonomian dan kebutuhan masyarakat. Sebagai manusia yang sangat membutuhkan listrik ada saatnya kita penasaran kenapa listrik bisa membahayakan kita, walau sebenarnya dari segi manfaat jelas sekali banyak manfaat dari energi listrik. Bahan listrik terletak pada tegangan sentuh (kesetrum) serta radiasi (biasanya pada saluran udara tegangan tinggi seperti sutet). Mungkin anda penasaran kenapa kita dapat kesetrum listrik? Bagaimana caranya agar kita tidak kesetrum walau kita memegang listrik? Sebagai seseorang tehnisi listrik pastinya saya harus tau langkah kerja listrik dalam menyetrum (menyengat) manusia, dan berikut langkah agar kita tak tersengat listrik walau anda memegang sumber listrik baik fasa ataupun netral :

Pertama
Untuk seseorang pemula  gunakanlah listrik bertegangan rendah terlebih dulu pada 10-12 volt dengan arus yang rendah juga. Jika anda ngeyel dan tetap memakai listrik bertegangan tinggi saya tak menjamin keselamatan anda.

Kedua
Harap pastikan bahwa kaki anda tak menyentuh langsung ke tanah atau konduktor yang terhubung ke tanah. Gunakanlah sepatu yang terbuat dari bahan isolator dan pastikan anda tak menyentuh (meskipun hanya sedikit) tanah maupun konduktor (untuk lebih amannya). Pastikan anda memakai sepatu safety anti listik. Untuk mendapatkan sepatu safety anti listrik. Setelah memakai sepatu dengan bahan isolator dianjurkan juga untuk ada diatas tempat berisolator, seperti di atas meja yang terbuat dari kayu ataupun karet dan jangan sekali-kali coba di atas meja yang terbuat dari besi karena besi adalah konduktor.

Ketiga
Peganglah salah satu sumber listrik (fasa atau netral) harap diperhatikan bahwa hanya salah satu yang boleh dipegang, jika anda memegang keduanya sama saja anda bunuh diri. Kita tau kalau listrik yang dapat mematikan manusia adalah bagian fasa, maka peganglah kabel fasa dan jangan takut perhatikan apa yang akan terjadi.

Keempat
Suruhlah orang lain untuk menggunakan Tespen guna mengetes diri anda, jika teman anda menempelkan tespen ke badan anda maka tespen aka menyala yang menandakan kalau anda sudah teraliri listrik. Janganlah dibiarkan teman anda menyentuh anda, berharap cermati kalau hanya tespen yang bisa menyentuh anda.

Kelima
Selamat anda sudah memegang listrik tanpa ada kesetrum, sekarang cobalah dengan tegangan tinggi misalnya 220 volt dari listrik PLN.

PERHATIAN

  • Jika anda bukanlah seorang tehnisi dalam bagian kelistrikan baiknya anda tak melakukan ini karena akan begitu berbahaya untuk orang awam.
  • Anda hanya dapat memegang satu kabel fasa saja, jika anda memegang kedua kebel (fasa dan netral) maka anda akan kesetrum.
  • Mintalah teman yang berjaga-jaga di dekat sumber tegangan listrik untuk antisipasi saat terjadi suatu hal yg tidak di inginkan.
  • Mintalah seseorang tenaga ahli (seperti guru listrik) untuk mendampingi anda.
  • Tanah bersifat netral, apabila anda menyentuh tanah maka anda akan kesetrum.

Sumber Artikel: //ginasf.weebly.com/home/tips-agar-tidak-tersengat-listrik-saat-memperbaiki-listrik-yang-konslet

Sumber Gambar: //www.mpw.org 

ISC Safety School Surabaya menyelenggarakan
Training AHLI K3 LISTRIK pada tanggal 02 – 14 Juli 2018
(Fix Running)
berlokasi di
AMG Tower Lt. 17
Jl. Dukuh Menanggal No. 1 A
Gayungan – Surabaya
Segera Daftarkan diri anda ke Contact Person Kami
Dirga | This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. | 08111798354

Bahan kimia  adalah bagian utama dari kehidupan kita sehari-hari di rumah dan di tempat kerja. Contohnya seperti racun, zat korosif, pelarut dan banyak zat lainnya. Selama kita mengambil tindakan pencegahan yang tepat, bahan kimia ini dapat ditangani dengan aman.

Bahan kimia yang Anda gunakan di rumah termasuk bensin, cat, pupuk, bahan kimia, bug spray, cat, pemutih dan pembersih rumah tangga lainnya. Sedangkan bahan kimia di tempat kerja seperti bahan kimia laboratorium, bahan bakar, cat, bahan kimia kantor mesin fotokopi, cairan koreksi, pelumas dan korosif.

Kita terkena bahan kimia dengan melalui beberapa cara diantaranya.
1. Inhalasi (Pernafasan)
Bernafasas dalam debu, kabut dan uap - Contoh: Bekerja dengan beton di rumah tanpa respirator
2. Tertelan
Makan makanan yang terkontaminasi - Contoh: Makan siang di area kerja di mana ada kontaminan udara
3. Penyerapan
Kontak kulit dengan bahan kimia - Contoh: dermatitis kontak atau iritasi mata
4. Injeksi (Suntikan)
Memasukkan zat ke dalam tubuh melalui jarum atau perangkat tekanan tinggi - Contoh: jarm suntik

Anda dapat melindungi diri terhadap bahaya kimia melalui:

  • Membaca label kontainer, lembar data keamanan bahan (MSDS) dan instruksi kerja sebelum Anda menangani bahan kimia;
  • Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang seperti kacamata kimia, respirator, sarung tangan keselamatan, apron, sepatu baja berkuku, kacamata keselamatan dengan perisai sisi, dll. Pastikan APD dalam kondisi baik dan Anda sudah dilatih dalam penggunaannya ;
  • Memeriksa semua APD sebelum Anda menggunakannya. Mencari cacat dalam peralatan seperti retak, bagian yang hilang, robekan, dll Pastikan respirator Anda memiliki cartridge kimia yang tepat untuk bahaya bahan kimia tertentu. Mengubah cartridge bila diperlukan;
  • Mengetahui lokasi pancuran keselamatan dan stasiun obat cuci mata dan bagaimana menggunakannya;
  • Cuci tangan sebelum makan, terutama setelah menangani bahan kimia;
  • Meninggalkan pakaian Anda yang terkontaminasi di tempat kerja. Jika Anda mengenakan pakaian kerja yang terkontaminasi ke dalam rumah, Anda dapat menimbulkan potensi bahaya k3 kimia bagi keluarga Anda.

Source: https://www.indonesiasafetycenter.org/knowledges/tips-dasar-k3-kimia

Infografis

Mengapa Harus ISC?

More info

For Training in Jabodetabek, Banten and Jabar

Call Rini

0811-1798-350

 

For Training in Surabaya, Makassar & Bali

Call Laksmi

+62 811-1798-354

 

Latest Event

Inhouse Training Teknisi K3 Listrik di PT Indonesia Comnet Plus
Public Training Ahli K3 Umum ISC Safety School Surabaya
Inhouse Training Awareness Safety Construction PT Acset Indonusa Tbk
Inhouse Training Risk Management Safety PT. Vopak Terminal Merak
Inhouse Training Operator Boomlift PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia

Get Our Regular Safety Ebook

Stay on top of the latest and greatest

Follow us on

Web Analytics