Tips K3 Listrik di Tempat Kerja | Artikel Surabaya | Safety Article

Untuk meningkatkan keselamatan kerja di tempat kerja, kita tentu perlu membuat rencana kerja, mengidentifikasi potensi bahaya, membangun komunikasi dan meningkatkan pengawasan. Pekerja harus mengerti Keselamatan dan Kesehatan Kerja Listrik atau sering kita kenal dengan K3 Listrik untuk menghindar terjadi kecelakaan kerja listrik di tempat kerja.

Ada beberapa tipe energi yang umum dipakai di tempat kerja. Baik perkantoran maupun tempat operasi produksi. Beberapa energi tersebut, antara lain, energi elektrik, energi gravitasi, energi kinetik, energi mekanik, energi fisika, energi thermal, energi bertekanan dan energi kimia.

Dari energi yang disebutkan ini, beberapa di antaranya merupakan energi penghasil tenaga listrik, sementara yang lainnya justru memerlukan listrik untuk menghasilkannya. Contoh energi penghasil listrik yaitu energi elektris, dan yang memerlukan listrik untuk penggerak yaitu energi mekanis dan energi termal.

Banyak hal bisa saja terjadi berkaitan dengan K3 Listrik di tempat kerja. Sifat alami manusia sebagai penghantar listrik juga merupakan salah satu hal yang patut menjadi pertimbangan dalam membuat rencana kerja dan identifikasi bahaya listrik. Beberapa bahaya yang dapat menimbulkan efek serius adalah tersengat listrik (Electric shock), terserang percikan bunga api (Arc Flash) dan ledakan bunga api (Arc Blast), dan api. Baik Arc Flash ataupun Arc Blast telah pasti punya potensi menimbulkan api yang dapat menimbulkan kerugian lebih besar bagi perusahaan. Oleh karena itu, setiap pekerja yang bersinggungan langsung dengan sumber listrik, diminta lebih waspada dan siaga agar tidak menimbulkan kecelakaan kerja.

Oleh karena itu K3 listrik haruslah diterapkan di perusahaan agar setiap pekerja yang bekerja di perusahaan dapat bekerja dalam kondisi yang aman dari bahaya listrik yang mungkin mengancam. Beberapa prosedur K3 listrik yang umum diaplikasikan yaitu:

  • Buat Ijin Kerja untuk Overhead Power Line

Memperhatikan jarak/radius aman dan aksi aman yang direferensikan ketika lifting equipment tersangkut ke kabel listrik di atasnya.

  • Pakai Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB)

Perlengkapan yang berperan mengalihkan sengatan listrik lewat cara pengaliran arus yang ke badan menuju ke grounding.

  • Pasangi Semua Sirkuit dengan Pelindung ELCB. Sirkuit yang dilindungi oleh ELCB harus diuji setiap lagi enam bln. sekali.
  • Periksa Check Tag Validity. Sebelumnya memakai alat listrik portable harus melakukan visual inspection (inspeksi kasat mata) dengan mengecek Check Tag Validity-nya. Mungkin ada kabel mengelupas, plug tidak komplit, dsb.
  • Melakukan tagging per-tiga bulanan sesuai standar internasional. Melakukan pemeriksaan terhadap semua perlengkapan listrik setiap tiga bulan dan memberinya tanda atau tag alat yang masih layak digunakan dan belum bisa digunakan karena sedang dalam masa perbaikan atau perawatan adalah salah satu hal yang dapat melindungi pekerja dari kegagalan fungsi alat listrik.
  • Tutup perlengkapan listrik dengan panel/switchgear. Mempunyai tujuan mengamankan perlengkapan listrik yg tidak mencukupi.

Banyak perusahaan yang mengajukan pertanyaan terkait K3 Listrik, beberapa di antaranya memberikan pertanyaan tentang cara sederhana dalam membangkitkan kesadaran pekerja dan melindungi mereka dari bahaya listrik. Untuk menjawabnya, perusahaan dapat melakukan beberapa tips berikut ini dalam melindungi keselamatan pekerja dari bahaya listrik:

  • Kerjakan inspeksi visual pada semua perlengkapan listrik portable.
  • Pakai hanya perlengkapan listrik dengan tag yang valid.
  • Alat yang rusak ditag ‘Out of Service. ‘
  • Pada tempat lembab, pastikan semua alat tersambung dengan Ground-fault Circuit Interrupter (GFCI).
  • Janganlah ganti fuse dengan kawat.
  • Personal berkualifikasi saja yang bisa melakukan perbaikan alat listrik.
  • Janganlah sentuh kabel listrik yang jatuh/tergeletak.

Sosialisasi terhadap tips K3 Listrik bagi para pekerja ini dapat membangkitkan kesadaran awal para pekerja agar terhindar dari bahaya listrik dan dapat bekerja dengan aman. Synergy Solusi member of Proxsis Group melalui ISC Safety School membantu perusahaan dalam meningkatkan kompetensi dan kesadaran pekerja di perusahaan melalui pelatihan, seminar dan forum diskusi yang secara rutin dilakukan.

Event ILDL

Electrical Safety
HSE Performance Indicator
Ahli K3 Umum Kemnaker RI

Mengapa Harus ISC?

More info

For Training in Jabodetabek, Banten and Jabar

Call Wita

0811-1797-484

 

For Training in Surabaya, Makassar & Bali

Call Laksmi

+62 811-1798-354

 
Web Analytics